Showing posts with label Doa hamba. Show all posts
Showing posts with label Doa hamba. Show all posts

Monday, March 19, 2012

Pagiku, fajarku, terlewat lagi.
Tidak bisa dibiarkan....
Aku memang bukan kalong atau binatang pengerat dan binatang malam yang lain....

Maafkan aku, Tuhan. Show me the way, please...

Thursday, March 8, 2012

30 Menit Buat Merenung

http://1.bp.blogspot.com/_NDV6F7emPKo/TUe6qilEymI/
AAAAAAAAAFM/zF4ynMSo4Xc/s1600/merenung.png
Hey bloggy..

Musim hujan lagi happening banget..
Sebelum kemana-mana, orang-orang ribut nyiapin mantel, jas hujan, payung, de-el-el
Sebagian malah merutuki hujan yang dianggap nggak tau waktu.
Jam kerja, ujan. Jam orang pulang kerja, ujan. Jam orang pergi or pulang kampus, ujan!
Padahal di sisi lain, musim hujan harusnya bikin kita terbiasa prepare lebih mateng buat bepergian ke luar rumah, minimal cadangan waktu dan peralatan.

Anyway...
Saat hujan bertandang dengan deras, saat suaranya menggemuruh, dibarengi suara angin yang menderu-deru, saat atap balkon yang bolong dan dipermainkan angin menciptakan suara sintetis orang lagi nukang, saat bocor dan genangan air nongol seolah ada di mana-mana, maka saat itu aku mikir: gimana seandainya anginnya 20 kali lebih kenceng dan menerbangkan apapun yang dijangkaunya, atau volume airnya 20 kali lebih banyak dan menenggelamkan semua barang-barang fisik yang tadinya berguna, atau efek samping bangunan yang renta yang enggak kuat nahan beban akhirnya runtuh dan menimpa badan.
Jelas secara fisik enggak ada resiko yang lebih parah dari kematian atau kehilangan sanak kerabat famili.

Ini bukannya soal ketakutan, imajinasi berlebihan, atau paranoid tingkat maksimal!
Ini adalah mengenai segala kemungkinan tak terbatas.
Mengenai kesempatan.
Orang bijak akan selalu berusaha mengenali dirinya sedekat mungkin.

Hey bloggy...
Saat rakyat jelata ini berdiri nungguin angkutan umum..
Saat orang biasa ini nyeberang jalan raya dengan penuh ketelitian
Maka saat itu aku mikir: gimana kalo saat aku berdiri, ada bis tronton yang ngebut dan sengaja-nggak-sengaja mencincang badanku?
Gimana saat aku nyebrang, ada mobil kecil yang nubruk aku sampe jatuh, disusul keseret bis Kopata, dan aku nggak bangun-bangun lagi..?


Ini bukannya soal ketakutan, imajinasi berlebihan, atau paranoid tingkat maksimal!
Ini adalah mengenai segala kemungkinan tak terbatas.
Mengenai kesempatan.
Orang bijak akan selalu berusaha mengenali dirinya sedekat mungkin.


Mmmm.....
Atau....
Saat komputer server tau-tau ngambeg dan perlu dicek-bebi-cek, ooops, kabel powernya mati.
Gimana kalo saat hujan deres gitu, lagi meriksa power, setruman listrik nyengat aku sampe gak bangun-bangun lagi.
Atau waktu turun dari balkon tau-tau ketimpa runtuhan balok dan koma berhari-hari (nggak bisa ngapa-ngapain, atau mungkin malah terus bablass...)


Ini bukannya soal ketakutan, imajinasi berlebihan, atau paranoid tingkat maksimal!
Ini adalah mengenai segala kemungkinan tak terbatas.
Mengenai kesempatan.
Orang bijak akan selalu berusaha mengenali dirinya sedekat mungkin.


Saat rakyat jelata ini jalan-jalan dan menyaksikan ibu-ibu ngangkat beban berat buat nyari biaya hidup...
Atau simbah-simbah yang bercucur peluh menjajakan dagangannya
Aku gak berani mbayangin lebih dari itu.
Moga ibuku diberi kesehatan, dan yang jelas kebahagiaan dunia dan akherat.. Dan aku termasuk salah seorang yang menyebabkan kebahagiaan beliau.
Ya Allah...

Sekali lagi aku mikir soal kesempatan.
Kesempatan.
Barang mahal, tapi seringkali enggak disadari saat kita memilikinya.
Kesempatan.
Yang kuingat, kata KESEMPATAN selalu berhubungan dengan satu kata lain: PENYESALAN!

17:55 WIB. Ada yang harus kulakukan, untuk memanfaatkan kesempatan yang enggak tau masih berapa lama.

Jogja

Wednesday, February 22, 2012

Subuh Kali Ini

Ya Allah...
Makasih buat semua nikmat dan anugerah yang udah kau berikan...
Aku tau... Banyak di antara anugerah itu yang jarang kau berikan kepada orang lain.
Makasih...
Berilah aku kepandaian buat menjaganya supaya selalu dalam keadaan penuh syukur...
Mohon berilah aku kepandaian agar bisa menggunakannya untuk membahagiakan diri sendiri dan juga membahagiakan orang lain..

Ya Allah...
Mohon ampunkanlah dosa-dosaku...
Dulu aku selalu minta agar kau memberiku hidayah.... Dan aku lalai menjaganya.
Mohon berilah aku kesempatan lagi...
Ijinkan aku agar bisa kembali padaMu dalam keadaan sebaik-baiknya.

Ya Allah...
Ampunilah dosa-dosa ayah ibuku...
Mohon berikan mereka tempat terbaik di sisiMu nanti ya Allah...
Berikanlah kelapangan dan terang benderang pada kubur ayahku...
Dan mohon berikan kebahagian dunia dan akherat untuk ibuku ya Allah...

Ya Allah...
Hamba ingin bisa menjadi sesuatu yang memberi perubahan positif pada sekitar hamba..
Pada orang-orang yang hamba cintai...
Pada orang-orang yang mencintai hamba...
Mohon berilah hamba kekuatan untuk itu ya Allah...
Tiada keindahan yang melebihi kesenangan karena memberi manfaat ya Allah...

Ya Allah...
Engkau tau betapa hamba jatuh iba saat melihat teman-teman hamba dalam kesulitan.
Dan hamba sungguh tak sampai hati jika mereka juga akan kesulitan di sana nanti ya Allah..
Mohon berikan hamba kekuatan agar bisa membawa mereka mendekat padamu ya Allah...

Ya Allah...
Jika hati hamba terlalu kotor untuk meminta...
Tolong bantu hamba untuk membersihkan hati hamba..
Berikanalh hamba jalan yang terang... Jalan yang kau suka...